Mengenal BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan adalah badan penyelenggaran jaminan sosial kesehatan milik pemerintah yang bertujuan untuk memberikan jaminan kepada pekerja Indonesia. BPJS Ketenagakerjaan ini dapat memberikan jaminan sosial kepada para anggotanya. Oleh karena itu, bagaimana dengan iuran BPJS Ketenagakerjaan?

Iuran BPJS Ketenagakerjaan
BUMN satu ini juga memberikan tagihan iuran untuk kepada semua anggota BPJS Ketenagakerjaan. Iuran ini nantinya akan berguna untuk memberikan jaminan. Dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai besaran iuran dan manfaat yang diperoleh setelah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Golongan yang Membayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan
Terdapat 2 golongan yang membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan, yaitu golongan penerima upah dan golongan bukan penerima upah. Penerima upah tanggungan iurannya akan dibiayai sebagian oleh perusahaan tempat mereka bekerja. Sementara mereka yang bukan penerima upah akan menanggung sendiri biaya iuran tersebut.
Berapa Iuran Jaminan Hari Tua?
Anda dapat melihat Program Jaminan Usia Tua di Tabel Kontribusi Ketenagakerjaan BPJS berikut.
| No. | Golongan Penerima Upah | Golongan Bukan Penerima Upah |
|---|---|---|
| 1. | Iuran BPJS Ketenagakerjaan yang dibayarkan berjumlah 5, 7% dari upah. Dimana sebanyak
3, 7% dibayar oleh perusahaan dan sisanya ditanggung sendiri. |
Berjumlah sebanyak 2% dari penghasilan kerja dan menyentuh angka maksimal Rp 414 ribuan. |
| 2. | Upah Bulanan meliputi gaji pokok dan tunjangan tetap. | – |
| 3. | Iuran ditanggung oleh perusahaan termasuk 2% iuran pribadi yang harus dibayarkan sebelum tanggal 15 bulan berikutnya. | Pembayaran maksimal dilakukan pada tanggal 5 di bulan selanjutnya. |
| 4. | Harus membayarkan sebanyak 2% dari iuran bulanan untuk setiap keterlambatan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan. | – |
Bagi Anda para pekerja yang bekerja di perusahaan, maka Anda tidak perlu menanggung semua biaya iuran. Anda hanya perlu membayar sebagian, yakni sebanyak 2% dari gaji Anda dan sisanya akan menjadi tanggung jawab perusahaan.
Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja
Jaminan Kecelakaan Kerja atau JKK adalah salah satu program BPJS Ketenagakerjaan. Program ini juga memberikan kewajiban untuk membayar iuran kepada masing-masing anggotanya. Berikut ini adalah tabel iurannya.
| No. | Level Risiko Lingkungan Kerja | Persentase Iuran yang Harus Dibayarkan |
|---|---|---|
| 1. | Risiko sangat rendah | Iurannya sebanyak 0,24% dari jumlah total upah. |
| 2. | Risiko rendah | Dari upah total sebanyak 0,54% harus dibayarkan untuk iuran JKK. |
| 3. | Risiko Sedang | 0,89% dari upah total harus dibayarkan untuk iuran JKK. |
| 4. | Risiko Tinggi | Lebih banyak dari sebelumnya, yaitu sejumlah
1,27% dari jumlah total upah. |
| 5. | Risiko Sangat Tinggi | Lebih besar lagi, yaitu sebanyak 1,74%. |
Dari tabel diatas, Anda dapat mengetahui bahwa semakin tinggi risiko lingkungan kerja, maka semakin banyak iuran yang akan dibayar, danan sebaliknya.
Jaminan Pensiun
Program ini khusus untuk karyawan atau orang yang memiliki pendapatan tetap. Anggota yang menerima program jaminan pensiun ini diharuskan membayar iuran 3% dari total gaji dan tunjangan setiap bulan.
Misalnya, Anda menerima upah Rp 7 juta per bulan, maka perusahaan Anda harus membayar sebanyak Rp 140 ribu dan Anda hanya akan diminta untuk membayar sisanya, yakni sebanyak Rp 70 ribu. Total semuanya adalah Rp 210 ribu.
Jaminan Kematian
Program ini memiliki perbedaan antara iuran pekerja formal dan iuran pekerja non formal. Iuran pekerja formal umumnya jauh lebih besar daripada pekerja non formal. Karena memiliki gaji tetap setiap bulan.
Iuran bagi pekerja yang bekerja di perusahaan adalah 0,3% dari total gaji. Adapun pekerja yang bukan penerima upah, iurannya sebesar Rp 6,8 ribu. Nominal ini tidak akan berubah, apa pun pendapatan yang Anda miliki.
Cara Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan
Anda dapat melakukan pembayaran iuran ini di bank yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Anda juga dapat menggunakan e-banking untuk melakukan pembayaran. Jadi Anda tidak perlu repot keluar rumah. Dengan banyaknya pilihan pembayaran online ini, Anda akan diberi banyak kenyamanan.
Cara Cek Iuran BPJS Ketenagakerjaan
Anda hanya perlu datang ke bank dan memeriksa saldo Anda, mudah bukan?
Cara Mendapatkan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan
Anda harus mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan secara online atau offline. Setelah menjadi anggota, jangan lupa untuk selalu aktif dalam melakukan pembayaran. Selalu berusaha tepat waktu dan tidak melebihi batas tanggal yang ditentukan. Pastikan juga jika Anda adalah salah satu pekerja yang dapat memenuhi persyaratan untuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.