Dalam dunia bisnis, tentu setiap perusahaan pernah terlibat dalam transaksi utang piutang. Utang ini sendiri adalah sesuatu yang wajib dibayarkan atas pembelian kredit dalam jangka waktu tertentu. Secara lebih lanjut, utang dapat dibagi dalam dua jenis, yaitu utang lancar dan utang tidak lancar.
Lalu, apa saja yang perlu diketahui seputar definisi utang lancar? Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui seputar definisi utang lancar, beserta ciri-ciri, jenis, dan contoh dari utang lancar tersebut.
Definisi Utang Lancar
Utang lancar (current liabilities) yaitu suatu kewajiban yang harus dilunasi dalam kurun waktu sekitar kurang dari 1 (satu) tahun, biasanya dilakukan menggunakan aktiva lancar perusahaan, yaitu kas dan piutang. Sesuai dengan ciri-ciri dan definisi utang lancar tersebut, utang lancar dapat dikatakan sebagai utang jangka pendek.
Definisi Utang Lancar Menurut Para Ahli
Berikut definisi utang lancar menurut para ahli.
Menurut Munawir (2005), utang lancar adalah kewajiban keuangan perusahaan di mana pelunasan atau pembayarannya dilakukan dalam jangka waktu pendek (satu tahun) dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.
Menurut Munawir (2018) pula, utang lancar adalah salah satu dari indikator hutang, di mana utang itu meliputi utang dagang, utang pajak, utang wesel, biaya yang masih harus dibayar, utang jangka panjang yang segera jatuh tempo, dan penghasilan yang diterima di muka.
Menurut Horngren (2006), utang lancar dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu jumlah yang diketahui (utang usaha, utang wesel, utang penjualan, utang lancar dari utang jangka panjang, beban yang terutang, dan pendapatan yang diterima di muka), dan jumlah yang diperkirakan/diestimasi (utang garansi).
Menurut Niswonger (2000) dan Weygant (2012), utang lancar adalah utang wajib yang harus dibayar dengan aktiva lancar serta jatuh tempo dalam jangka pendek, biasanya sekitar 1 tahun.
Jadi, kesimpulannya, utang lancar memiliki ciri-ciri yaitu harus segera dibayar, dibayar dengan aktiva aktif perusahaan, jatuh tempo dalam waktu satu tahun ke depan.
Jenis-jenis Utang Lancar, Penting Diketahui setelah Mengetahui Definisi Utang Lancar
Adapun jenis-jenis utang lancar adalah sebagai berikut.Pertama, utang lancar yang dapat ditaksir jumlahnya
- Utang hadiah, yaitu sejumlah uang yang harus dibayarkan perusahaan saat perusahaan tersebut menyebarkan suatu kupon hadiah.
- Utang garansi, yaitu utang yang berkaitan dengan produk yang dijual oleh perusahaan tersebut, yaitu suatu jaminan dari perusahaan atas kualitas suatu barang yang dijual.
- Utang pajak penghasilan, yaitu utang pajak yang harus dibayarkan tepat waktu, sesegera mungkin. Hal ini berkaitan dengan kewajiban bayar pajak dari pihak perusahaan atas perolehan laba di perusahaan tersebut.
Kedua, utang lancar yang ditentukan jumlahnya.
- Utang dividen, yaitu utang yang berkaitan dengan laba yang dibagi atas semua pemilik saham di perusahaan tersebut yang harus dibayarkan. Dalam hal dividen, perusahaan memberikan porsi laba kepada pemegang saham sebagai pemilik modal perusahaan tersebut.
- Utang dagang, yaitu utang yang harus dilunaskan perusahaan setelah membeli dalam bentuk kredit, dan pelunasannya disesuaikan dengan kesepakatan antar kedua belah pihak.
- Wesel bayar, yaitu utang yang diwajibkan atas transaksi kredit suatu barang, namun perbedaannya dengan utang dagang adalah adanya perjanjian dalam wesel bayar yang harus dilakukan dengan surat perjanjian resmi, bukan hanya sekedar menggunakan nota penjualan sebagaimana yang dimiliki utang dagang.
- Utang gaji, yaitu utang gaji atau pendapatan yang belum dibayarkan kepada karyawan setelah melewati tenggat waktu tertentu dikarenakan beberapa kondisi tertentu.
- Utang bonus karyawan, yatiu bonus karyawan yang belum dibayarkan dan harus segera diselesaikan pembayarannya.
- Biaya yang masih harus dibayar, yaitu kewajiban pembayaran atas transaksi tertentu yang belum diselesaikan perusahaan karena beberapa alasan seperti adanya masalah teknis dalam pembayaran ataupun belum adanya penagihan.
- Pendapatan diterima di muka, terjadi jika suatu pelanggan memesan suatu barang dan membayar sebagian atau penuh dari total tagihan, dan utang ini akan berakhir jika perusahaan telah menyelesaikan pesanan dari si pelanggan.
Ketiga, berdasarkan pengelolaan keuangan
- Utang konsumtif, yaitu utang yang dimaksudkan untuk memenuhi keperluan non bisnis, jadi, si peminjam tidak bermaksud melakukan perluasan usaha dengan adanya pinjaman yang diterima, termasuk di dalamnya pembelian sepeda motor atau mobil untuk penggunaan sehari-hari, perbaikan rumah, dan sebagainya.
- Utang produktif, yaitu utang yang dimaksudkan untuk perluasan bisnis, dan pinjaman ini tentu akan mendatangkan pendapatan lebih banyak kepada peminjamnya dibandingkan utang konsumtif, misalnya modal kerja, pembangunan tempat usaha/property, investasi, dan sebagainya.
Ciri-Ciri Utang Lancar, Anda Harus Tahu!
- Nominal utang harus disetujui dengan jelas di awal perjanjian.
- Utang lancar memiliki jatuh tempo sekitar kurang dari 12 bulan.
- Bisa disertai bunga atau tidak tergantung kecepatan pembayaran dari pihak yang terlibat.
- Pinjaman yang tidak mewajibkan jaminan dari si peminjam.
- Hanya menerima pembayaran kontan atau langsung, bukan pembayaran cicilan.
Amartha, Berguna untuk Pendanaan Bisnis Anda
Demikian pembahasan seputar definisi utang lancar dan sebagainya. Ingatlah, jika Anda memutuskan untuk berhutang, maka usahakan untuk mengajukan utang produktif agar bisnis Anda dapat berkembang sehingga Anda bisa mendapatkan imbal balik nantinya.
Berkaitan dengan utang tersebut, Anda masih gelisah terkait utang yang harus segera dibayar? Mengapa Anda tidak mempercayakan pada Amartha saja?
Amartha melayani peminjaman utang produktif, sehingga utang yang dipinjam juga dapat menimbulkan imbal balik bagi Anda utamanya jika sudah berbisnis nantinya. Amartha menawarkan proses pinjaman angsuran yang dibayarkan secara mingguan dan terjangkau dengan memperhatikan profil dan kapasitas dari si peminjam. Amartha juga akan memberikan pendampingan setiap minggunya seputar pengelolaan dana bagi si peminjam, dan Amartha juga akan memastikan bahwa si penerima pinjaman mampu membayar secara tepat waktu.
Jadi, tidak hanya sekedar meminjam dana, tetapi ada dampak sosial yang ingin diciptakan dari adanya Amartha utamanya untuk setiap usaha kecil yang berkembang di Indonesia. Sangat worth it bukan?
Yuk kunjungi situsnya di Amartha.com dan rasakan sensasi meminjam dengan suasana yang beda nan bermanfaat!